Diskominfo Prabumulih Terima Kunjungan BPS

Diskominfo Prabumulih Terima Kunjungan BPS

PRABUMULIH, DS — 13 Februari 2025 – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Prabumulih menerima kunjungan dari Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Prabumulih dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan pemanfaatan data statistik di tingkat desa guna mendukung pembangunan berbasis data yang akurat dan terintegrasi.

Rombongan BPS yang terdiri dari tiga orang, yakni Dinda, Kuriatun, dan Rizky Tri, disambut langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Prabumulih, Drs Mulyadi Musa MSi bersama Kepala Seksi Statistik Sektoral.

Dalam pertemuan ini, dibahas beberapa agenda penting terkait pengembangan dan implementasi program Desa Cantik di Kota Prabumulih, antara lain:

•Pembinaan Desa Cantik akan difokuskan pada tiga desa/kelurahan yang telah memiliki akses internet, perangkat komputer/laptop, serta SDM yang memahami teknologi informasi terkini. Hal ini diharapkan dapat mempermudah pelaksanaan program dalam rangka meningkatkan kapasitas desa dalam pengelolaan data statistik.

•Penilaian Desa Cantik direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2025. Penilaian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana implementasi program telah berjalan serta memberikan apresiasi bagi desa yang berhasil mengelola data statistik secara optimal.

•Koordinasi peningkatan nilai Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) dan Satu Data Indonesia (SDI) tahun 2025, dengan peran BPS sebagai pembina data, Diskominfo sebagai walidata, serta Bappeda sebagai sekretariat data.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola data yang lebih akurat, terintegrasi, dan dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Mulyadi Musa menyampaikan bahwa Diskominfo siap bersinergi dengan BPS untuk menyukseskan program Desa Cantik di Kota Prabumulih.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat yang besar dalam meningkatkan literasi statistik di tingkat desa/kelurahan,” terangnya. (ril diskominfo prabu)