20 Ribu Bibit Ikan Ditebar Pemkot Prabumulih di Danau Bujokan, Pemdes Harap Objek Wisata Aktif Kembali

20 Ribu Bibit Ikan Ditebar Pemkot Prabumulih di Danau Bujokan, Pemdes Harap Objek Wisata Aktif Kembali

PRABUMULIH, DS – Sebanyak 20 ribu bibit ikan lokal ditebar oleh Dinas Perikanan dan Balai Riset Perikanan dari Provinsi Sumatera Selatan di Danau Bujokan Desa Karang Bindu Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih pada Kamis, (03/07/2025).

Dalam giat ini, hadir perwakilan Pemerintah Kota Prabumulih Asisten l Bidang Kesra Hj Reni Indrayani SKM MSi, Kepala Balai Riset Perikanan dan Perairan Umum Provinsi Sumatera Selatan, perwakilan Kajari Prabumulih, Dinas Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, BAPPEDA, Polres Prabumulih, Camat RKT, Kades Karang Bindu hingga tamu undangan lainnya.

Hj Reni Indayani pada sambutannya menyampaikan, kegiatan restocking ini merupakan bentuk perhatian nyata dari Pemerintah Kota Prabumulih, khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota, dalam menjaga ekosistem perairan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan penebaran benih ikan ini, kami berharap dapat menambah populasi ikan di perairan Danau Bujokan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, terutama yang bergantung pada sektor perikanan,” ujarnya.

Restocking merupakan salah satu upaya konservasi sumber daya perikanan dengan cara menambah populasi ikan lokal ke habitat aslinya agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga dan pemanfaatannya bisa berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Prabumulih menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan dan lingkungan hidup, serta terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui program-program berbasis potensi lokal.

Sementara itu, saat diwawancarai terpisah Kades Karang Bindu Iin Saputra menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya giat seperti ini kedepannya akan bisa menghidupkan kembali tempat wisata Danau Bujokan sehingga dapat membantu perekonomian warga lokal.

“Kami Pemerintah Desa agar kiranya dapat disupport biar bisa hidup kembali, maju kembali karena ini salah aset objek wisata yang bisa menambah PAD terkhusus untuk Desa Karang Bindu, ” Harap Kades. (ADV)